Kepalsuan Cerita Roro Jonggrang

November 22, 2008

NB : Ini untuk orang – orang yang masih mempercayai cerita Roro Jonggrang, tp untuk yg udah gak percaya juga bole baca dink.

Siapa orang Indonesia yang tidak mengetahui candi Prambanan? Ya, hampir setiap orang yang menghuni Indonesia ini pasti mengetahui candi ini. Tentu saja candi Prambanan begitu terkenal karena candi ini merupakan salah satu candi Hindhu yang termegah dari berbagai candi yang ada di Indonesia. Selain kemegahannya itu candi ini memiliki beberapa daya tarik lain sehingga membuat candi ini begitu terkenal, antara lain adalah cerita Ramayana yang sering dipentaskan di sana dan tentu juga cerita Roro Jonggrang yang sering kita dengar saat kanak – kanak dahulu.

Cerita Roro Jonggrang ini sungguh terkenal. Cerita ini mengisahkan tentang putri dari Ratu Boko yang bernama Roro Jonggrang yang ditaksir oleh seseorang bernama Bandung Bandawasa. Tetapi perasaan Roro Jonggrang tidak sama dengan Bandung Bandawasa, dia tidak mencintai Bandung Bandawasa. Untuk mengakali Bandung Bandawasa, Roro Jonggrang meminta 1000 candi dalam semalam baru setelah itu dia boleh menikahi Roro Jonggrang. Namun, usaha Bandung Bandawasa untuk membuat candi itu digagalkan oleh Roro Jonggrang saat candi hanya kurang satu. Kemudian sebagai pengganti candi yang kurang satu itu, Bandung Bandawasa mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi. Dan sekarang patung wanita yang berada di dalam candi Siwa yang merupakan bagian candi Prambanan itu dikenal sebagai Roro Jonggrang.

Ternyata cerita Roro Jonggrang yang menarik kita ikuti saat kanak – kanak dulu membuat kontroversi bagi rakyat Indonesia. Banyak orang mempertanyakan kebenaran dari cerita Roro Jonggrang. Banyak orang mempercayainya karena menurut mereka pada jaman dahulu memang orang ada yang memiliki kekuatan mistis seperti Bandung Bandawasa. Ditambah lagi mereka percaya bahwa orang jaman dahulu tidak mungkin bisa mengangkat batu – batu yang digunakan untuk candi itu dan juga membangun candi semegah itu. Dan ada juga orang yang tidak percaya karena menganggap hal seperti itu tidak rasional. Cerita itu juga membuat rumor – rumor yang aneh, seperti rumor bahwa kutukan Bandung Bandawasa itu masih ada dan membuat banyak wanita yang tinggal di daerah Prambanan menjadi perawan tua, dan juga rumor bahwa setiap berpacaran di Prambanan pasti nantinya akan putus. Lalu apakah peristiwa Roro Jonggrang itu benar – benar ada pada jaman dahulu?

dscn12231 Jika kita teliti lebih lanjut cerita Roro Jonggrang ini tidak benar adanya, hal itu pertama dapat dilihat melalui prasasti Siwagrha yang diperkirakan dibuat pada tahun 856 dengan bahasa Sansekerta dan tulisan Jawa Kuno. Dalam terjemahan itu diceritakan pembangunan sebuah candi yang diduga candi Prambanan. Disana disebutkan bahwa candi ini sebenarnya mulai dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dan dalam prasasti itu tidak diceritakan sama sekali kisah tentang Roro Jonggrang dan Bandung Bandawasa. Terjemahan prasasti ini juga tidak menyebutkan bahwa candi ini dibangun oleh makhluk halus. Bahkan dalam prasasti ini yang menyebutkan bahwa candi ini dibuat juga oleh para pengukur tanah. Tentu sangat tidak mungkin makhluk halus bekerjasama dengan pengukur tanah untuk membangun candi ini.

Jika dengan bukti dari prasasti saja mungkin belum cukup. Karena kebenaran dari terjemahan itu belum pasti benar bukan? Sekarang bagaimana jika kita teliti kebenaran patung wanita yang berada di candi Siwa Prambanan. Benarkah patung itu patung Roro Jonggrang?

Ternyata setelah dibandingkan dengan patung wanita yang berada di Singasari patung ini memiliki banyak sekali kesamaan. Apalagi patung itu terlihat berdiri di atas kerbau sambil menggenggam suatu makhluk, gambaran patung itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan cerita Roro Jonggrang. Tentu saja, karena patung itu ternyata bukan Roro Jonggrang. Patung itu adalah patung Dewi Durga, salah satu dewa yang disembah oleh umat Hindhu pada saat itu.

durgaDewi Durga adalah dewa yang konon adalah istri dari dewa Siwa. Dewi Durga dianggap oleh umat Hindhu saat itu sebagai dewa kemenangan. Menurut mereka Dewi Durga adalah jelmaan dewa yang diserahi senjata dari dewa – dewa lain untuk mengalahkan para asura(raksasa) yang dapat menjelma menjadi apapun dan menyerang khayangan. Hal itu tampak dari patung wanita yang berada di Prambanan dan Singosari yang memegang banyak senjata yang mirip dengan senjata dewa – dewa lain dan sedang berdiri di atas asura yang menyamar menjadi kerbau dan juga memegang roh asura yang sedang keluar dari kerbau itu.

Hal ini tentu semakin membuktikan bahwa cerita Roro Jonggrang itu tidak benar – benar ada. Rumor – rumor yang ada saat ini mungkin juga sebenarnya tidak ada. Rumor – rumor itu mungkin hanya dibuat – buat oleh manusia. Dan ternyata rumor kutukan itu tidak benar. Banyak juga orang telah berpacaran di Prambanan namun hubungannya tetap baik bahkan ada juga yang sudah menikah dan mempunyai anak sampai sekarang.

Jadi kesimpulannya cerita Roro Jonggrang itu sebenarnya tidak ada. Hendaknya cerita Roro Jonggrang ini dipercaya sebatas dongeng saja. Tidak perlu percaya sampai keterlaluan dan mempercayai rumor yang ada. Itu hanya membuat pikiran penuh saja dan membuat ketidaknyaman dalam bertindak.

Entry Filed under: Pariwisata. Tag: , , , , , .

31 Comments Add your own

  • 1. cebong ipiet  |  November 22, 2008 at 7:34 pm

    yuppp itu sekedar dongeng aja
    udah kentara kalo sekedar mitos

  • 2. suwung  |  November 22, 2008 at 8:00 pm

    yang buat cerita pertama kali hebad ya?
    bisa nipu orang banyak

  • 3. BAL ASE  |  November 24, 2008 at 12:36 pm

    Mitos Orang JAWA, jadi dari dulu ora JAWA udah ngibul ya, katanya punya iLMU alah apalah itu pake bawa-bawa setan, nyata-nyatanya Di jajah juga Ama BELANDA

  • 4. adhiarsa rakhman  |  November 24, 2008 at 5:25 pm

    oi jangan njelek njelekin orang jawa dunk. anggep aja imajinasi mereka tinggi jadi bisa menghasilkan banyak mitos yang aneh aneh. coba deh diteliti, pasti tiap mitos itu ada hikmahnya.

  • 5. Vincent  |  November 24, 2008 at 6:09 pm

    Anda bisa menyimpulkan cerita Roro jonggrang palsu darimana sumber yg dapat dipercaya….? coba buktikan darimana sumber tersebut bisa anda dapatkan… jangan cuma jago cari sensasi dengan menyebar HOAX aja………….ilmu sejarah anda masih saya ragukan. apa latar belakang pendidikan anda..? tidak segampang itu kita bisa menilai suatu object tertentu,aoalagi langsung memfonis kebenaran suatu object tertentu

  • 6. black_ruby  |  November 24, 2008 at 6:24 pm

    Iya kang, sejarah susah dibuktikan. Tapi kita kan bisa menilai cerita mana yang masuk akal. Kalo yang Roro Jonggrang jadi patung kayaknya dongeng bgt deh. Lebih masuk akal cerita bahwa candi dibangun oleh raja Rakai Pikatan. Meski kita gak bisa buktiin, tapi kan bisa mikir kang, mana yang masuk akal mana yang kayak dongeng…

  • 7. danzon  |  November 24, 2008 at 6:49 pm

    @BAL ASE: bnar tuh kata bang adhiarsa. Lebi tepatny lagi Roro Jonggrang itu sbenarny dongen, speri Malin Kundang ato Tangkuban Prahu. Stiap dongeng itu ad hikmahny. Contohny yah, dgn mencritakan crita Roro Jonggrang kpada anak2, anak2 akan semangat untuk mengetahui Prambanan itu. Tentu masi ad banyak lagi manfaatny…

    @adhiarsa rakhman: stuju deh ama pendapat abang.

    @Vincent : Saya masi mahasiswa smester 1maz. Sbenerny tulisan d atas adalah tugas mata kuliah sjarah. Tp itu smua emang dah saya tliti dgn mencari bukti2 dari bbagai sumber, salah satuny dari penjaga museum Prambanan. Klo mo tw buktiny d tulisan saya kan sudah saya cantumkan. Roro Jonggrang itu cuma dongeng maz, sperti Malin Kundang. jd kbenaranny tdak bnar.

    @black_ruby : Saya stuju juga dengan abang…

  • 8. JustMe  |  November 24, 2008 at 9:00 pm

    Mungkin cerita itu bohong!!!
    Tapi cerita RORO JONGGRANG seru ko!!!

  • 9. it's me  |  November 25, 2008 at 1:01 pm

    gw ga ikutan ah yg jelas emang seru tuh crita masalah kebenarannya orang itu jaman purbakala dulu sapa tau bener ga ad yg tau juga kok kalo ada bukunya mungkin juga dah ancur mina
    jadi nikmati aja apa yg udah ada lagian boong ganya juga ga da pengaruh apapun bagi hidup kita ngapain pusing2 mikir

  • 10. HOAZX  |  November 26, 2008 at 12:16 pm

    halah…Udah tau legenda/cerita rakyat bisa bener bisa nga, eh malah dipertanyakan kebenaranya..Anda disini bisa2 dibilang penyebar kebohongan loh..Karenakan sudah jelas Roro Jongrang itu legenda?? Coba deh cari arti kata legenda di wikipedia..Jadi Kurang kerjaan aja meneliti kebenaran legenda roro jongrang, wong itu mitos kepercayaan..

  • 11. mnrp  |  November 26, 2008 at 2:38 pm

    fantastis..
    ini siapa yang muter muter siapa yang melingker-lingker?

    sebagai sebuah dongeng, kisah RJ ini sudah cukup lama ada dan tidak ada yang mempermasalahakannya.. namanya juga dongeng.. pun gak ada yang tertarik untuk mengulik2 ada apa yang terjadi dibalik dongeng tersebut..

    ketimbang membicarakan yang seperti ini, baiknya dongeng/legenda RJ dsb dsbnya dikumpulkan dan dibuat buku.. akui keberadaannya jangan sampai diklaim oleh bangsa lain..

    tul ga?

  • 12. danzon  |  November 26, 2008 at 7:20 pm

    @HOAZX
    kan dalam tulisan udah aq kasi tau alasan saya menulis ini. Itu krn banyak orang masi mempercayai mitos Roro Jonggrang. Ad yg bilang klo pacaran dsana nanti putus kek, ad yg blang klo anak Jatim ksana isa ilang kek, ad yg blang pernah iat arwahny bahkan ad yg blang kutukan Roro Jonggrang masi ad d daerah Prambanan shingga membuat banyak wanita dsana menjadi dsana. Kan itu membuat masyarakat risau. Alangkah baikny jika kita anggap Roro Jonggrang ini sbagai dongeng saja kan?!

    @mnrp
    Wah bner tuh, lebih cpt kita akui crita ini sbagai produk negeri kita ini. Jujur aj dasarny saya buat ini, biar orang2 n tmn2 gak tlalu pcaya mitos Roro Jonggrang, soalny stelah saya survey banyak yg pcaya. Dolo aq tmasuk yg pcaya lho. ^^

  • 13. danzon  |  November 26, 2008 at 7:24 pm

    Ralat yah…
    Maklum nulisny sambil bingung…

    @ HOAZXbaris ke-5
    shingga membuat banyak wanita dsana menjadi janda.

  • 14. Dapat duit  |  November 26, 2008 at 11:56 pm

    wah nice post gan…

  • 15. roni336  |  November 27, 2008 at 8:43 am

    Saya juga termasuk yang percaya bahwa kisah ini hanya dongeng saja, alasannya :

    - Pada waktu itu budaya tulis belum banyak berkembang, jadi cerita2 / kisah2 lebih banyak disampaikan secara lisan. Setelah beberapa generasi, bukan tidak mungkin cerita itu mengalami penambahan ataupun pengurangan sesuai selera penuturnya.

    - Seperti halnya saat ini, kisah2 yang beredar di masyarakat tidak bisa dilepaskan dari siapa yang berkuasa pada saat itu. Sering kali terjadi suatu cerita dibuat untuk kepentingan penguasa ada saat itu, misalnya untuk menambah wibawa penguasa, sehingga generasi selanjutnya mengenalnya sebagai raja yang sakti mandra guna.

    - Dalam budaya Jawa banyak sekali simbolisasi. Sering kali orang berkomunikasi dengan bahasa simbol. Coba saja sekali 2 anda masuk ke kraton2 di Jawa. Di sana banyak sekali simbol2 yang memiliki makna tertentu. Mulai dari bentuk bangunan, ornamen2, hiasan2, bahkan angka tahun pembangunan kraton disimbolisasikan dalam bentuk ular naga, dll.

    Jadi, memahami kisah ini juga tidak bisa “ditelan mentah2″ begitu saja. Bisa saja dalam kisah ini banyak simbol2 yang tersembunyi. Misalnya :

    - Candi dibangun dalam waktu semalam. Benarkah semalam dalam arti mulai jam 6 sore sampe jam 6 pagi? bisa saja hal itu hanya untuk menunjukkan bahwa candi2 itu dibangun dengan tergesa2 dalam waktu yang singkat karena mengejar deadline yang diberikan Roro Jonggrang.

    - Candi berjumlah 1.000. Benarkah yang dimaksud adalah 1.000 = 900 + 100 ? Bisa saja bukan itu yang dimaksud. Harap di ingat bahwa di berbagai daerah orang menyatakan jumlah yang banyak dengan berbagai cara. Di Jawa orang menyatakan jumlah yang banyak dengan angka 1.000 (jw=sewu), Di tanah Arab orang menyatakannya dengan angka 7. Kita di Indonesia sekarang ini kadang menggunakan angka 1001.

    - dikutuk jadi batu, benarkah? Saya lebih percaya kalo itu hanya sekedar ungkapan kemarahan Bandung Bandawasa saja.

    Wallahu a’lam bishowab
    Mohon maaf bila ada salah kata.

    http://www.roni336.tk

  • 16. amkhalis  |  November 28, 2008 at 10:13 am

    legenda kok masih dipertanyakan. setahu saya yang namanya kegenda itu tidak dapat dibuktikan kebenarannya. ya namanya jg dongeng. tp kalo masih ada yg percaya kebenarannya itu hak mereka. namun sewajarnya kita harusnya bisa berpikir secara logis.

  • 17. danzon  |  November 28, 2008 at 10:27 am

    @amkhalis
    Waduh…saya tambah tag artikel deh. Ini kan juga cuma opini yang kluar dari pikiran saya. Klo melalui pengamatan saya, sbenarny emang legenda itu tidak ada. Pembaca bole stuju dgn artikel dan bole juga tidak stuju. Itu smua hak pembaca…

  • 18. ADa dech  |  Desember 19, 2008 at 9:50 pm

    oalah, mas Dany…..

    anda itu ngapain thaw?
    kayagnya seru ya ngomongin thu masalah,

    tpi roro jonggrang tu cantig yaw???

  • 19. Kiki  |  April 15, 2009 at 9:37 pm

    Yaaa…..u name it…peoples in Indonesia are living in mhyt….what can we do…?Anyway,it was good to prove it anyway….brainstorm the peoples under the mhyt….

  • 20. ari  |  April 16, 2009 at 12:40 pm

    yah namanya juga legenda. jangan ditelan mentah-mentah donk. betul seperti kisah malin kundang, tangkupan perahu gitu…legenda tidak bisa disamakan dengan cerita sejarah booo

  • 21. DzN  |  April 16, 2009 at 7:00 pm

    Betul maz Ari…
    Saya membuat tulisan ini kan sebenarny ingin memberitahukan supaya orang tidak menerima legenda itu mentah2.
    Kebanyakan dari masyarakat kita kan emang percaya hal beginian. Contohny beberapa dr mereka jadi takut pacaran di Prambanan, katany mereka percaya bahwa B Bandawasa masi meninggalkan kutukan d Prambanan.
    Bgitu lho maz….

  • 22. edylaw  |  April 18, 2009 at 1:42 am

    Legenda-dongeng-cerita rakyat (mitos tulisan/lisan)

    kalau menurut aku seh cerita ini hanya mitos saja.
    Kalau mitos tentang berpacaran di candi bisa mengakibatkan pts cinta, menurut aku ini hanya sebuah pesan agar tidak berbuat sesuatu yg dapat mengotori tempat suci. Tuh candi dulunya kan juga t4 beribadah umat hindu.
    Kita sama2 tau kalau mitos2 di negri timur emang sangat tidak masuk akal. Tapi jika kita bisa berpikir secara logika, mitos2 tersebut di buat supaya manusia dapat bertindak santun menurt adat timur.

    Maaf jika ada yang salah dari pendapat saya

  • 23. DzN  |  April 18, 2009 at 8:11 am

    Oh btul maz Edylaw.
    Makasih atas masukannya. ^^

    Saya juga kurang memikirkan hal itu sebelumnya.
    Saya stuju pendapat anda, mitos ini dibuat supaya orang2 tidak mengotori t4 suci ini.

  • 24. Brian  |  Juni 9, 2009 at 12:59 pm

    Indonesia memang kaya khasanah kebudayaan, termasuk beraneka ragam cerita rakyat yang berkembang di tiap-tiap daerah..
    selayaknya kita bangga, karena itu semua aset bangsa..
    setiap dongeng pasti punya nilai filosofis yang diselipkan dalam alur ceritanya. biasanya nilai-nilai tersebut bermakna positif dan sengaja disisipkan oleh leluhur kepada generasi-generasi berikutnya. sedangkan mitos adalah bumbu cerita yang tidak wajib untuk diikuti.
    Sebagaimana di prambanan dengan legenda roro-jonggrangnya, di tempat lain pun tidak berbeda. Ingat kembali legenda gunung tangkuban perahu di jawa barat, legenda batu malin kundang di sumbar, legenda rawa pening, atau legenda-legenda lainnya di seluruh indonesia, bukan mitos yang harus kita percayai, namun nilai luhur yang harus lebih digali.
    Melalui dongeng yang menjadi menarik dengan bumbu-bumbu mitosnya, secara tidak sadar nilai-nilai luhur akan tersampaikan dari generasi ke generasi.
    Bila kita lihat dari sisi tersebut maka sewajarnya bila kita mengagumi hasilkarya leluhur kita yang ternyata tidak lekang oleh waktu.
    Dan Akhirnya…. orang baratpun tidak bodoh untuk mempercayai bahwa “pakai cd diluar celana panjang membuat orang bisa terbang seperti Superman”
    dan… bangsa kita tidak bodoh – bodoh amat untuk mengerti mana mitos yang tidak perlu dipercayai tapi menarik untuk diketahui.

    untuk yang comment ” suku A adalah bla bla bla” , mohon diingat di tiap daerah termasuk daerah anda juga ada dongeng yang mengandung mitos. Ambil nilai-nilai luhur dalam cerita rakyat dari daerah anda, semoga akan membuat anda semakin santun dalam bergaul.

  • 25. penggemar  |  Juli 10, 2009 at 9:04 pm

    wah ternyata cerita itu tidak benar adanya dan belum di percayai sebagian orang

  • 26. 41213f  |  Juli 17, 2009 at 9:40 am

    klo menurut Q ga da salah’y klo kta percy, cos klo ngmongn orang sakti, jngnkan jaman dulu sekarang az masih ada kan orang sakti..?? Ma’af sebelum’y yach….

  • 27. lamoya  |  Juli 24, 2009 at 5:13 pm

    yap … jangan diragukan sekarang bnyk orang “sakti = sakit hati”

  • 28. dankere1  |  Agustus 15, 2009 at 2:13 am

    Manthab,,

    satu Cerita dengan comment yang mantabh-mantabh…

    wat lamoya : Se7, jaman sekarang banyak orang sakti wkwkwkwkw,.. ( w aja ngerasain )

  • 29. fitri  |  Agustus 22, 2009 at 3:47 pm

    bagi gambar kartunnya dong ke google jangan disimpen aja tapi orang gak bisa liat……….OOOOOOKKKKKKK BRO………

  • 30. I Wayan Adi Marditha  |  Agustus 25, 2009 at 4:10 pm

    salam,
    memang banyak orang lebih cenderung percaya dengan mitos daripada percaya dgn Tuhan, saya sendiri membuktikan dengan datang dari Bali ke Candi Prambanan untuk melamar tunangan saya, sebulan kemudian kami menikah sampai saat ini dan mempunyai dua orang anak yang sehat2. mengapa kita hidup dalam mitos yg tidak pasti kebenarannya dan saya setuju bagi kita untuk menjaga kelestarian seni budaya sehingga tidak di caplok oleh bangsa lain, khususnya malaysia yg sudah sering mencari gara2 dgn bangsa tercinta kita, Bangsa Indonesia
    Salam dari Bali

  • 31. Jaxon Markell  |  Desember 15, 2009 at 2:07 pm

    The Prambanan Temple is very popular all around the world. I have heard a lot about this spectacular Ramayana Ballet in Yogyakarta. I found it to be a very different dance program depicting the Javanese culture.

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Click to view my Personality Profile page

 

November 2008
S S R K J S M
« Okt    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Blogroll

Kategori

Tulisan Terakhir

Jelajah Web




Klik tertinggi

Last Comment

Jaxon Markell di Kepalsuan Cerita Roro Jon…
I Wayan Adi Marditha di Kepalsuan Cerita Roro Jon…
fitri di Kepalsuan Cerita Roro Jon…
munir di Permainan Arsenal Belum S…
dankere1 di Kepalsuan Cerita Roro Jon…

Blog Stats