Posts filed under ‘Pariwisata’

Caving di Jogja, WHY NOT

Apa saja sih tempat pariwisata yang anda kunjungi saat ke DIY? Kraton kah? Ato mungkin pantai – pantai seperti parangtritis, Baron, dan Kukup? Sebenarnya kota ini masih memiliki beberapa tempat pariwisata yang tidak kalah menarik dengan tempat – tempat itu. Apakah itu? Okey, akan gue beritahu salah satunya. Yaitu Gua Cerme.

Hmm…gua. Apa yang tersirat dalam pikiran anda saat anda mendengar kata gua? Hanya tempat kosong dan gelap kah? Wah coba deh masuk gua ini, pasti anda akan berpikir beda. Apalagi untuk anda yang berjiwa petualang pasti akan sangat tertarik untuk memasuki gua ini.

Gua ini letaknya dekat dengan pantai Parangtritis tepatnya di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul. Sekitar 20 km dari kota Yogyakarta. Tempatnya mudah dicari koq, jadi jangan khawatir untuk tersesat. Saat anda menuju pantai Parangtritis, anda pasti akan menemukan banyak plang menuju gua Cerme. Nah ikuti saja, nanti pasti sampai.

Nah sekarang apakah untuk masuk gua butuh peralatan – peralatan yang rumit? Tidak, untuk masuk ke gua itu anda tidak perlu perlengkapan yang rumit koq. Anda membawa senter saja sudah bisa menyusuri gua ini. Pastikan saja batere senter anda cukup untuk menyusuri gua ini selama kurang lebih 2 jam. Pastikan juga senter anda terang sekali karena gua ini sangat gelap masih alami dan belum diberi penerangan. Tapi tenang saja, jika anda tidak memiliki senter anda dapat menyewa pada penjaga gua seharga 5rb rupiah saja. Oh iya jangan.lupa baju ganti karena di gua ini anda akan berbasah – basah ria. Dan satu lagi ya tidak boleh lupa, ya tentu saja itu kamera untuk bernarzis ria di dalam gua. Rugi deh pokoknya klo gak bawa kamera.

Untuk masuk gua ini tentu saja anda tidak bisa sendiri kecuali anda sudah professional melakukan caving. Disana sudah ada guide koq jadi santai aja. Cukup membayar 20rb rupiah anda akan diajak menyusuri gua itu sepuasnya.

Nah klo semua dah siap, dah bisa masuk tuh dan selamat berbasah – basah ria yaw karena seluruh jalan dia gua ini berair. Setelah anda berjalan sekitar 10 menit, anda akan melihat keindahan gua ini. Anda akan melihat stalagtit – stalagtit yang indah dan batuan yang bisa bercahaya. Saatnya bernarziz ria nih. Nah beberapa menit kemudian anda akan menemui sesuatu yang lebih menarik. Anda akan melihat air terjun mini di dalam gua itu. Wah ini nih yang gak boleh dilewatkan, haruz foto di sini deh pokoknya. Keren abiz soalnya.

Nah untuk selanjutnya anda bisa memilih untuk melewati air terjun itu dan melanjutkan perjalanan atau kembali saja. Karena untuk perjalanan selanjutnya tidak senyaman perjalanan sebelumnya lagi. Di sini jalanan mulai tidak rata, air yang dilewati bisa setinggi dada orang dewasa, bahkan anda harus merangkak – rangkak untuk melewati beberapa lorong – lorong. Tetapi jika anda tetap bersikukuh untuk melanjutkan perjalanan anda akan melihat beberapa hal yang menarik lagi. Anda bisa melihat sekumpulan kelelawar di gua ini, dan juga anda bisa melihat lubang yang dapat menghantarkan anda masuk ke lautan Hindia. Eh tapi jangan dimasuki lho. Anda bisa mati jika memasukinya. Dan tentunya anda akan merasakan betapa serunya berpetualang menyusuri gua. Perjalanan full gua ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam tetapi jika hanya sampai air terjun mini, anda hanya akan menempuh waktu sekitar 15 menit saja.

Nah kelihatannya seru kan. Coba saja wisata gua ini. Daripada ke DIY cuma liat Kraton teruz. Sekali – kali ke DIY juga nyoba wisata guanya yang penuh tantangan.

Agustus 27, 2008 at 2:50 am Tinggalkan Komentar


Click to view my Personality Profile page

 

Mei 2012
S S R K J S M
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori

Tulisan Terkini

Jelajah Web




Klik tertinggi

  • Tidak ada

Blog Stats

  • 12,181 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.